kasus

Polri Diminta Segera Umumkan Siapa Teroris Yang Tewas di Temanggung

Posted on August 9, 2009. Filed under: kasus |

Detiknews.com

Jakarta – Polri diminta cepat dan sigap memberikan informasi terkait isu terhangat penangkapan teroris di Temanggung, Jawa Tengah. Jika memang teroris yang tewas di Temanggung kemarin bukan Noordin M Top, Polri harus segera membukanya kepada publik.

“Apabila ternyata bukan Noordin M Top, polisi pun harus jujur mengatakan itu pada masyrakat. Karena sekali polisi berbohong dan ketahuan, maka habislah reputasi polisi dalam tugas dan tanggung jawab membasmi teroris,” kata anggota Komisi I DPR Andreas Pareara kepada detikcom, Minggu (9//8/2009).

Menurut politisi PDIP ini, langkah Polri yang sudah melakukan penyergapan besar-besaran kepada kelompok teroris akhir-akhir ini memang layak diapresiasi dan diacungi jempol. Namun seiring dengan itu, Polri harus segera memberikan kepastian kepada publik terkait korban yang telah ditangkap dan tewas dalam penyergapan, khususnya peryergapan di Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2009) kemarin.

“Kita patut memberi apresiasi pada Polri khususnya Densus 88, tetapi polisi juga harus segera memastikan apakah Noordin M Top atau bukan yang tewas dalam aksi di Desa Beji, Temanggung. Tunjukkan bukti-bukti yang bisa meyakinkan masyarakat bahwa korban yang tewas adalah Noordin M Top,” pintanya.

Kejujuran dan keterbukaan Polri sangat dibutuhkan agar kerjasama masyarakat untuk bersama-sama membasmi terorisme dapat terus dilanjutkan. Selain itu, Dosen Universitas Padjajaran Bandung ini juga menilai, jika Polri tidak terbuka dan menyimpan kesalahan, bukan tidak mungkin reputasinya akan hancur dan tugas pemberantasan terorisme akan diambil alih pihak lain.

“Saya menduga ada keinginan dari pihak di luar Polri yang mengincar tugas prestisius memerangi terorisme di Indonesia. Oleh karena itu, Polri perlu lebih tanggap melihat hal ini,” pungkasnya.
(yid/iy)

Advertisements
Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Drama Penyergapan Tersangka Teroris

Posted on August 9, 2009. Filed under: kasus |

KOMPAS.com – Suara rentetan senjata laras panjang menyalak di udara dingin. Tembakan diarahkan ke sebuah rumah di Dusun Beji, Desa Kedu, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, sejak Jumat (7/8) sore. Rumah itu disoroti lampu dari kendaraan roda empat.

Lampu sorot dan salakan senjata dari pasukan Densus 88 Antiteror Polri yang mengintai di kegelapan malam dan mengepung dengan posisi delapan penjuru angin itu mengundang warga sekitar untuk menyaksikan drama penyergapan buronan yang diduga sebagai Noordin M Top. Dia adalah orang yang paling dicari pihak keamanan Indonesia terkait dengan tragedi peledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton.

Semakin pagi lokasi rumah yang menjadi sasaran penyergapan makin dipadati warga. Mereka seakan ingin menjadi saksi mata peristiwa itu meski petugas sudah mencegat agar warga tidak merangsek mendekati lokasi.

Ketika matahari mulai menyinari butiran padi menguning di lahan pertanian di lokasi itu, kembali rentetan bunyi senjata terdengar. Sebuah robot penjinak bom, berikut personel Densus 88, merapat dan menyusup ke jendela dan pintu rumah untuk meledakkan bagian rumah agar penghuni rumah menyerah. Kembali warga disuguhi aksi dramatis dari suara tembakan dan percikan ledakan di rumah tersebut.

Drama penyergapan selama 17 jam ini ditutup dengan gerakan acungan jempol dari pasukan antiteror berseragam hitam berpenutup wajah. Sebelumnya, mereka memuntahkan timah panas dari moncong senjata laras pendek ke arah pintu belakang rumah. Bagian rumah tersebut sempat diledakkan dengan bom berdaya ledak rendah.

Peristiwa penyergapan di rumah yang diduga dihuni Noordin M Top, Sabtu dini hari, itu berbarengan dengan operasi penyergapan di Perumahan Nusa Phala, Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat. Pada operasi tersebut petugas menemukan barang bukti berupa bahan peledak. (ed)

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Polisi Akan Periksa Pimpinan KPK Terkait Testimoni Antasari

Posted on August 6, 2009. Filed under: Hukum, kasus |

Tersangka kasus pembunuhan Direktur PT PRB Nasrudin Zulkarnaen, Antasari Azhar
mengeluarkan testimoni dugaan suap di KPK. Antasari sudah melakukan pelaporan ke Polda Metro Jaya. Polisi pun akan memintai keterangan pimpinan KPK terkait testimoni itu.

“Ya semua yang berkaitan akan kita mintai keterangan,” kata Kabid Humas Polda Metro
Jaya Kombes Chryshnanda kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (5/8/2009).

Kendati Antasari mengeluarkan testimoni, kata Chryshnanda, polisi harus mencari
bukti-bukti terlebih dahulu. Pembuktian itu, lanjutnya, salah satunya dengan meminta
keterangan dari sejumlah orang yang berkaitan dalam testimoni Antasari yang menjadi
kasus baru itu. (more…)

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

mbah surip meninggal dunia

Posted on August 4, 2009. Filed under: kasus |

mbah surip meninggal dunia hari ini pada tanggal 4 agustus 2009. Mbah surip meninggalkan karya yang akhir akhir ini sedang menjadi hit di tanah air, sebuah nyanyian berjudul “tak gendong”.

Sebelumnya mbah surip mengaku keletihan namun enggan di bawa ke rumah sakit. Mbah Surip meninggal pukul 10.30 WIB setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.

Jenasah mbah surip diotopsi di RS Pusdikkes karena mulutnya berbusa.

Read Full Post | Make a Comment ( 1 so far )

Ahli Forensik Yakin David Tidak Bunuh Diri

Posted on August 4, 2009. Filed under: Hukum, kasus |

JAKARTA, KOMPAS.com — Ahli forensik dari Universitas Indonesia (UI), Dr Djaja Surya Atmadja, merasa yakin, tewasnya David Hartanto Widjaja bukan karena bunuh diri. Pasalnya, berdasarkan hasil analisis yang dilakukannya terhadap hasil otopsi David, ia menemukan bahwa luka yang terdapat pada lengan atas, bawah, dan juga tangan pada tubuh mahasiswa Nanyang Technological University (NTU) asal Indonesia itu diakibakan dari benda tajam.

Pihak Pengadilan Koroner Singapura beberapa waktu yang lalu memutuskan, penyebab kematian David adalah karena bunuh diri. Dalam pengadilan tersebut tidak pernah dibeberkan luka-luka yang dialami David. Selain itu, Pengadilan Koroner juga tidak mengizinkan dokter dari Indonesia untuk bersaksi dalam pengadilan.

Djaja juga menyimpulkan, luka dari benda tajam yang terdapat di tubuh David itu adalah luka tangkis atau luka karena melindungi diri dari serangan benda tajam. “Kesimpulan hasil analisis otopsi bahwa David diserang oleh senjata tajam dan melindungi dirinya sehingga menyebabkan luka-luka terbuka dengan tepi rata pada kedua lengan atasnya. Luka terbuka dengan tepi rata pada lengan kiri dan kanan disebabkan karena melindungi diri,” kata Dr Djaja Surya Atmadja dalam jumpa pers “Menggugat Vonis Pengadilan Koroner Singapura” di Intiland Tower Wisma Dharmala, Jakarta, Senin (3/8).

Selain luka akibat benda tajam, di tubuh David juga ditemukan sejumlah luka akibat dari benda tumpul. Patahnya tulang iga David, menurutnya, karena benturan dari benda tumpul tersebut. Selain itu, pukulan benda tumpul itu juga menurutnya adalah penyebab dari robeknya ginjal yang dimiliki David. “Kalau saya duga itu (ginjal robek) akibat dari kekerasan langsung karena, kalau dipukul dari belakang, tulangnya dulu yang patah baru kena ginjal, tapi ini tulang belakangnya enggak patah, berarti ini akibat hantaman dari depan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil analisisnya itu, Djaja menyatakan bahwa tanda-tanda tersebut tidaklah sesuai dengan tanda-tanda percobaan bunuh diri dengan menggunakan senjata tajam.

source: http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/08/03/17365186/ahli.forensik.yakin.david.tidak.bunuh.diri.

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Abu Rusydan Ragukan Pengakuan Noordin di Internet

Posted on August 2, 2009. Filed under: kasus |

Kudus (ANTARA) – Mantan anggota Jamaah Islamiyah (JI) Thoriquddin atau Abu Rusydan, meragukan pengakuan pelaku peledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton yang dilansir lewat situs internet, merupakan keterangan resmi dari Noordin M. Top.

“Kalaupun dibuat sekelompok ikhwan muslimin, saya tetap tak yakin karena sekelompok kaum muslimin yang terlibat dalam amal jihad itu tak lazim membuat pernyataan seperti itu,” ujarnya di Kudus, Jumat.

Pasalnya, kata dia, pernyataan di situs internet bermakna kesenangan dan berupaya meningkatkan popularitas duniawi saja.

“Mereka tentu mengetahui bahwa popularitas duniawi justru akan mengurangi intensitas kenikmatan di akhirat kelak karena jihad sesungguhnya hanya mencari kemurahan dan meninggikan nama Allah,” ujarnya.

Ia menilai, strategi pergerakan dengan cara demikian menunjukkan dalam kondisi lemah, sebaliknnya dalam keadaan kuat strategi tersebut punya makna perang urat saraf pada musuh.

“Perang urat saraf ini tak boleh bermakna kosong. Sebaiknya tidak membuat pernyataan apa pun,” ujarnya.

Jika dilihat dari situs internet tersebut, katanya, secara teknis ada beberapa kelemahan, terutama untuk lembar kedua ada beberapa hal yang menunjukan karakteristik dari Noordin, terutama untuk penulisan Al Quran dan ayat-ayatnya.

Kelemahan kedua, yakni tertera negara Amerika mempunyai kepentingan besar dalam mengeruk harta Indonesia dan pembiayaan tentara kafir untuk memerangi kaum muslimin.

“Kalimat ini untuk kaum mujahid internasional tidak masuk dan tak akan mengambil isu seperti itu,” ujarnya.

“Bahkan, dalam penulisan salah satu dalilnya terdapat kesalahan fatal, yakni `walil mukminin jadi wal mukminun`,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, dalam penulisan nama Noordin ditulis Nurdin. “Hal ini menunjukkan pembuatnya tak tahu karakter Noordin,” ujarnya.

“Untuk itu, saya tak yakin situs internet tersebut dibuat Noordin M. Top. Sebaiknya kita tunggu saja hasil investigasi polisi,” ujarnya.

Menyinggung soal jaringan Noordin terkait dengan jaringan Al Qaeda, Abu Rusydan mengatakan, di Indonesia tidak ada jaringan Al Qaeda.

“Akan tetapi, jika hubungannya terkait pemikiran dasar Noordin maupun mujahid di dunia tentu pemikirannya sama dengan Al Qaeda,” ujarnya.

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Inilah Penyebab Kematian Michael Jackson

Posted on August 1, 2009. Filed under: kasus |

KOMPAS.com — Ibarat tamu tak diundang, serangan jantung bisa datang kapan saja tanpa atau dengan keluhan klinis. Demikian pula yang dialami oleh “King of Pop”, Michael Jackson, yang dilaporkan meninggal dunia karena cardiac arrest (jantung mendadak berhenti berdenyut). (more…)

Read Full Post | Make a Comment ( 1 so far )

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...