Ferri Iskandar, Sukses Berbisnis Online

Posted on October 8, 2010. Filed under: Bisnis Online |

Posted by Majalah Peluang Bisnis on Jul 28, 2010 | Kirim Komentar

The Treker 300x187 Ferri Iskandar, Sukses Berbisnis OnlinePEMILIK TheTrekkers.com Ferry Iskandar, tak pernah bermimpi menjadi seorang pebisnis. Dia cuma punya idealisme: membantu orang sebanyak mungkin. Dari idealisme ini lah, Ferri sukses membangun TheTrekkers.com menjadi toko online peralatan petualangan.Nama The Trekkers.com cukup dikenal di kancah pertokoan online tanah air. Toko online ini sukses menjual berbagai peralatan petualangan, safety, military, dan emergency rescue buatan beberapa pabrik ternama di dalam negeri.

The Trekkers yang juga memiliki gerai di Yogyakarta ini memasarkan 10 merek produk. Diantaranya, Biawak, Boogie, Fieldtrek, Batant, dan Blue Lines.

Sebagai satu-satunya toko yang fokus menggarap pasar pelengkapan adventures dan emergency secara online dan beroperasi 24 jam, wajar jika penjualannya cepat melesat. Pada masa sepi saja omzet The Trekkers mencapai puluhan juta rupiah setiap bulan. Di masa panen, The Trekkers bisa meraup penjualan lebih dari seratus juta rupiah per bulan.

Keberhasilan The Trekkers tidak lepas dari kejelian pendirinya, Ferri Iskandar, dalam menangkap peluang berjualan online. Apalagi produk yang dijual sangat segmented sehingga tidak mudah menggaet pembeli.

Terjun ke dunia bisnis bukanlah impian Ferri sejak kecil. Impiannya sejak kecil sangat idealis, yaitu membantu orang sebanyak mungkin. Wajar saja, jika selepas menamatkan kuliahnya di UGM tahun 1996, pria kelahiran Medan ini memilih bekerja di salah satu LSM di Yogyakarta.

Selama 7 tahun bekerja di LSM tersebut, ternyata Ferri tak menemukan kepuasan. Akhirnya, pada 2003 dia memutuskan beralih profesi menjadi pengusaha di bisnis peralatan petualangan.

Langkah Ferri menapaki bisnis ini berawal ketika ia membaca buku yang menyebutkan kalau perdagangan pada dasarnya bisa mensejahterakan manusia. “Saya pikir ada benarnya, pasti ada banyak orang yang terkait pada satu barang yang terjual, sehingga saya putuskan menjadi pedagang,” kisah Ferri.

Dia memilih berbisnis peralatan petualangan, sebab semasa aktif di grup pecinta alam di kampusnya, Ferri sering kesulitan mencari sepatu khusus trekking. “Tak ada yang jual sepatu jenis ini, saya sampai harus membelinya langsung dari Bangkok atau Nepal. Jadi, saya pikir kenapa tidak berjualan sepatu ini saja,” papar lelaki berumur 39 tahun ini.

Ferri kemudian mencari produsen sepatu trekking hingga ke Bandung. Setelah ketemu pemasok, maka dia pun memulai usaha peralatan petualangannya dengan modal uang pinjaman sebesar Rp 5 juta. Saat itu, dia baru memasarkan sepatu saja.

Perjalanan awal usahanya terasa begitu lambat. saat iotu dia memang belum berjualan secara online 24 jam, Pembelinya sedikit. Bahkan, sering kali dalam sehari tak ada penjualan sama sekali. Alhasil, Ferri pun kesulitan menutup biaya operasionalnya sehari-hari.

Mau Bikin Website Murah??  Website paling Murah  Domain gratis, hosting gratis, promosi gratis, maintenance gratis, tutorial gratis. Kunjungi www.tunasnusantara.com

https://i2.wp.com/www.tunasnusantara.com/images/banners/mau%20website%20murah.jpg 

Tunas Nusantara Website Solution

 

Namun, bapak dua anak ini tidak patah semangat. “Saya sudah terlanjur bermimpi punya toko online yang besar, sehingga saya harus terus melangkah,” kenangnya.

Makanya, setahun berselang, Ferri memperbanyak jenis produk yang dipasarkan, seperti tas, sepeda, dan tas laptop. Dari situ bisnisnya berkembang pesat. Dia pun berekspansi dengan memasarkan produk emergency seperti tenda rumah sakit.

Banyak kendala menghadang

Banyak kendala dialami Ferri Iskandar dalam membangun bisnis online TheTrekkers.com, dari mulai kesalahan administrasi hingga kenaikan BBM tahun 2005 silam. Namun, semua itu justru menjadi pelecut Ferri untuk terus maju.

Keberhasilan Ferri Iskandar dalam membesarkan bisnis online-nya bersama TheTrekkers.com butuh perjuangan panjang. Pada awal perjalanan bisnisnya, ia harus terseok-seok. Sebab, Ferri belum bisa berjualan 24 jam sehari. Karena terkendala dana, ia tidak bisa mengakses internet secara penuh 24 jam untuk mengelola bisnis online-nya.

Setelah jenis barang yang dipasarkan semakin bertambah, Ferri pun memberanikan diri berlangganan paket akses internet dari salah satu perusahaan penyedia jasa internet. Total ia harus mengeluarkan dana Rp 5 juta untuk berlangganan, sekaligus memberesi sistem dan manajemen usaha online-nya. Modal tambahan ini ia peroleh dari pinjaman sahabatnya dan hasil penjualan perhiasan sang istri.

Saat proses pembenahan ini, usaha Ferri justru hampir kolaps. Sebabnya, sempat terjadi kesalahan administrasi dan pencatatan pesanan. Untung, beberapa bulan berselang, semua permasalahan sudah teratasi. Pesanan pun sedikit demi sedikit mulai mengalir lagi. Apalagi, Ferri juga aktif mengirim katalog ke beberapa lembaga yang membutuhkan peralatan petualangan seperti Palang Merah Indonesia.

Kenaikan harga BBM tahun 2005 kembali menghempaskan bisnisnya. Saking sepinya, pernah dalam sepekan Ferri tidak berhasil menjual satu barang pun. Ia pun kesulitan untuk membayar pembelian barang ke pabrik.

Di tengah cobaan yang berat tersebut, gempa bumi dahsyat mengguncang Yogyakarta tahun 2006. Bencana itu justru mengubah nasib Ferri. Ketika itu, banyak permintaan peralatan emergency yang masuk, seperti tenda rumah sakit hingga tandu. “Meski miris, saya harus jujur bahwa gempa Jogja justru membuat usaha saya jadi naik,” aku pria lulusan Fakultas Teknologi Pangan Universitas Gajah Mada ini.

Bisnis Ferri kini sudah merambah ke berbagai jenis perlengkapan emergency dan petualangan, baik di darat, laut, dan udara. Efek dari penjualan online juga membuat penjualan di toko offline miliknya yang baru dibuka dua tahun lalu ikut laris. “Mereka yang pernah pernah pesan secara online dari luar Jawa, merekomendasikan untuk beli perlengkapan ini kepada keluarga atau kenalan mereka di Yogyakarta dan sekitarnya,” paparnya.

Beberapa produsen perlengkapan besar di Bandung yang awalnya tidak mempercayainya, kini bahkan sudah menjalin kerjasama dengan Ferri.

Bisnis Ferri bukannya tanpa kendala. Beberapa kali dia harus mengembalikan barang ke produsen lantaran barang yang diterima tidak sesuai pesanan atau ada bagian yang cacat. Akibatnya, pengiriman ke konsumen pun menjadi terlambat. “Kami harus minta maaf dan menjelaskannya ke konsumen. Hal ini perlu dijaga, karena jualan online ini adalah bisnis kepercayaan,” tukas Ferri.

Bisnis Ferri terus berkembang. Bahkan Ferri kini juga membuka angkringan yang dilengkapi hotspot gratis dengan memanfaatkan areal parkir dan halaman toko offline The Trekkers. Empat karyawan kini mengelola angkringan ini.

Omzetnya meningkat berlipat-lipat

Ferri menyiapkan sederet rencana untuk mengembangan bisnisnya. Ia mulai memproduksi merek sendiri tahun ini. Dia juga menggaet banyak agen pemasaran di daerah. Ia berharap TheTrekkers.com menjadi toko online nomor satu untuk pelengkapan petualangan dan rescue.

Toko online The Trekkers yang dibangun Ferri Iskandar kini telah berkembang jauh dibanding saat awal usaha. Omzetnya yang semula hanya cukup untuk menutup biaya operasional kini meningkat berkali lipat. Dia bisa mengantongi penjualan hingga Rp 100 juta sebulan.

Wajar saja jika dia pernah terpilih menjadi salah satu dari 20 calon finalis wirausaha muda dari Indonesia Bisnis Link (IBL) pada 2006.

Ia tidak cepat berpuas diri. Ferri memiliki banyak rencana untuk mengembangkan bisnisnya. Yang paling dekat, tahun ini Ferri bakal menambah merek produk yang dipasarkannya. Bukan lagi menjual merek orang lain, kali ini ia memproduksi perlengkapan dengan merek sendiri: The Trekkers.

Untuk saat ini, ia memilih memproduksi ransel gendongan bayi, tas sepeda, atau tas kamera. Soalnya, “Sejauh ini belum banyak yang mengembangkannya secara serius,” tutur Ferri. Sedangkan untuk perlengkapan rescue, menurutnya, pasarnya sudah dipenuhi banyak merek yang berkualitas.

Untuk memproduksi perlengkapan itu, dia menggandeng pembuat tas di Bogor, Bandung, dan Yogyakarta. ia memilih cara outsourcing untuk produksi karena tidak mau terlibat langsung dalam proses produksi. “Karena saya tidak berkompeten untuk itu. Tapi desain semua produk dari saya,” tutur Ferri.

Agar produknya bisa dikenal dan diterima di seluruh Indonesia, pria 39 tahun ini berencana tidak hanya mengandalkan pemasaran produknya lewat internet. Mulai akhir Oktober ini, Ferri akan berkunjung ke beberapa toko di wilayah Sumatera dan Jawa untuk memperkenalkan produknya. Ia ingin memiliki agen sebanyak mungkin untuk memasarkan produknya.

Selanjutnya, tahun depan, dia menargetkan bisa punya toko khusus atau butik di mal yang menjual segala perlengkapan petualangan dan rescue. “Saya ingin orang saat melihat produk adventures, langsung ingat The Trekkers,” papar Ferri.

Lewat semua langkah yang telah dirancangnya itu, Ferri ingin mencapai impiannya, yakni menjadikan TheTrekkers.com menjadi toko online nomor wahid dan pertama untuk peralatan petualangan, safety, rescue dan militer di Indonesia.

Selain berbisnis perlengkapan itu, dia juga akan memperkuat bisnis angkringan. Untuk itu, bapak dua anak tersebut juga akan memperluas area angkringan yang kini hanya menempati areal parkir dan halaman toko The Trekkers.

Usaha angkringan ia pertahankannya karena cukup membantu upaya promosi perlengkapan yang dijualnya di toko offline The Trekkers. “Pengunjung yang datang setidaknya jadi kenal pada toko dan produk yang dijualnya di sana,” katanya.

Ferri mengakui tertarik pada banyak bidang usaha. Tapi, ia masih ingin fokus mengembangkan The Trekkers. Jika merasa The Trekker telah cukup kuat, ia tak segan mengembangkan ladang bisnis baru yang menarik minatnya, seperti peternakan sapi dan usaha tangki air. “Harus ada satu yang bagus dulu sebagai pegangan sebelum membuka bisnis yang lainnya,” ujarnya. (Kontan.co.id, 10 Oktober 2009)

sumber : http://www.majalahpeluangbisnis.com/ferri-iskandar-sukses-berbisnis-online.html

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: